Dokumentasi Tim Media Madrasah 2026
BATAM – Suasana khidmat bercampur haru menyelimuti Ballroom D golden prawn pada [Rabu/ 13 Mei 2026], saat keluarga besar MTs dan Pondok pesantren Al-Ukhuwah berkumpul untuk merayakan acara Pelepasan Santri Kelas 9 Angkatan ke-14. Dengan mengusung tema '' Perkuat ukhuwah dengan Al Qur'an dan jadilah generasi terbaik bangsa yang berbudaya '', acara ini menjadi simbol kembalinya 30 santriwan dan santriwati kepada orang tua setelah menyelesaikan masa pendidikan menengah mereka.
Panggung Ekspresi: Kreativitas Tanpa Batas
Acara tidak hanya diisi dengan prosesi formal, tetapi juga menjadi ajang unjuk bakat yang interaktif bagi para santri. Penampilan Hadroh yang menggetarkan jiwa menyambut kedatangan para tamu, disusul dengan lantunan Nasyid yang harmonis.
Kemeriahan semakin memuncak saat para santri menyuguhkan Drama Kabaret yang edukatif sekaligus menghibur. Pementasan ini menceritakan perjalanan suka duka menuntut ilmu di madrasah, yang sukses mengundang tawa sekaligus tetesan air mata haru dari para wali santri yang hadir.
Pesan Mendalam dari Para Tokoh Pendidikan
Dalam sambutannya, Ustadz Akhmad Effendi, S.Pd.I, M.Pd. memberikan laporan pendidikan yang membanggakan. Beliau menyampaikan bahwa seluruh 30 santri telah tuntas menempuh pembelajaran dengan hasil memuaskan.
"Alhamdulillah, angkatan ke-14 ini menunjukkan kualitas yang luar biasa. Empat santri kita bahkan telah dinyatakan diterima di MAN PK Kota Batam. Teruslah sukses di jenjang berikutnya dan jagalah selalu nama baik almamater madrasah kita," pesan beliau dengan penuh bangga.
Senada dengan hal tersebut, Ustadz Musriadi, M.Pd.I. saat prosesi penyerahan santri kembali ke orang tua menekankan pentingnya daya tahan dalam berjuang.
"Man shabara zhafira—barang siapa yang bersabar, ia pasti akan sukses. Pendidikan di madrasah adalah bekal sabar untuk menghadapi dunia luar yang lebih luas," tuturnya.
Apresiasi dari Wali Santri dan Komite
Perwakilan wali santri yang diwakili oleh Orang tua dari Aathifah Maritza, menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada pondok pesantren dan madrasah.
"Ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan yang sesungguhnya. Kami memohon maaf atas segala khilaf anak-anak kami dan mendoakan agar seluruh guru serta pendiri Pondok Pesantren Al-Ukhuwah diberikan keistiqomahan dan keberkahan ilmu," ungkap beliau sembari mengajak seluruh hadirin mengirimkan doa untuk pendiri pondok.
Dukungan juga datang dari Komite Madrasah, Bapak Saptono, MH. Beliau menegaskan bahwa kepercayaan orang tua terhadap madrasah saat ini sangat tinggi karena fokus pada adab dan akhlak.
"Kunci sukses adalah ibadah, bakti kepada orang tua, dan hormat kepada guru karena tidak ada yang namanya mantan guru. Jagalah nama baik Ukhuwah, jadilah pemimpin masa depan yang berkarakter," tegasnya.
Dukungan pemerintah pun hadir melalui pesan dari pihak Kasi Pendis, yang diwakili oleh Bapak Darto, S.Pd.I yang mendoakan agar perjuangan para guru menjadi amal jariyah yang terus mengalir.
Komitmen Yayasan untuk Masa Depan
Ketua Yayasan, Ustadz Ir. Moch Arif, menutup rangkaian sambutan dengan apresiasi kepada seluruh pihak yang menyukseskan acara ini. Beliau menekankan bahwa keikhlasan adalah modal utama dalam mentransfer ilmu kepada santri.
"Kami memohon maaf jika ada kekurangan dalam pelayanan selama ini, namun komunikasi antara alumni dan MTs Al-Ukhuwah akan terus kami jaga. Selamat beradaptasi di jenjang yang baru, tetaplah hormat pada orang tua dan guru dimanapun kalian berada," pungkas beliau.
Penutup yang Berkesan
Acara diakhiri dengan penyerahan kenang-kenangan secara simbolis dari santri kepada madrasah, diikuti dengan sesi foto bersama yang penuh keakraban. Angkatan ke-14 resmi dilepas, membawa harapan besar untuk menjadi generasi rabbani yang unggul di masa depan.